My first reander
(Google Sketch up+ Photoshop+Picasa )
Wednesday, October 23, 2013
Menghitung begel
Menghitung Tulangan Begel kolom 60/60
{(0.5 x 4 sisi )+(0.02 x 4)+( 0.025 +0.025 )} = 2.13 m untuk 1 begel besi kolom
untuk lantai I dan II karena tinggi kolom adalah sama yaitu 3 m (dikurangkan dengan tinggi balok 0.70 m)
tinggi kolom lantai I dan II (3 - 0.7) = 2.3 m
jarak begel :
= 0.1 m
= 2.3/0.1
= 23 buah begel
(Jumlah begel) x (banyaknya kolom) x ( 2 )
= ( 23 x 64 x 2 ) =2944 buah begel
= 2944 x 2.13
= 6270.72 m besi
Untuk menetukan berapa besi yang diperlukan maka harus dibagi dengan ukuran besi yang tersedia di pasaran, Pada umumnya besi yang tersedia panjangnya adalah 12 m maka:
= 6270.72/ 12
= 522.56 batang besi
Lantai III dan lantai IV memiliki tinggi kolom sama yaitu 4 m, dikurangi dengan tinggi balok 0.70 m maka tinggi total kolom masing-masing lantai adalah 3.3 m sehingga
= 3.3/( 0.1) = 33 buah begel
= 33 x 64 =2112
= 2112 x 2
= 4224 buah begel Φ12
= 4224 x 2.13 = 8997.12m
= 8997.12/12 = 749,76 batang besi Φ12.
Jumlah total besi untuk begel kolom pada bangunan ini adalah
= ( 522.56 )+( 749,76 )
= 1272.32 batang besi Φ 12
{(0.5 x 4 sisi )+(0.02 x 4)+( 0.025 +0.025 )} = 2.13 m untuk 1 begel besi kolom
untuk lantai I dan II karena tinggi kolom adalah sama yaitu 3 m (dikurangkan dengan tinggi balok 0.70 m)
tinggi kolom lantai I dan II (3 - 0.7) = 2.3 m
jarak begel :
= 0.1 m
= 2.3/0.1
= 23 buah begel
(Jumlah begel) x (banyaknya kolom) x ( 2 )
= ( 23 x 64 x 2 ) =2944 buah begel
= 2944 x 2.13
= 6270.72 m besi
Untuk menetukan berapa besi yang diperlukan maka harus dibagi dengan ukuran besi yang tersedia di pasaran, Pada umumnya besi yang tersedia panjangnya adalah 12 m maka:
= 6270.72/ 12
= 522.56 batang besi
Lantai III dan lantai IV memiliki tinggi kolom sama yaitu 4 m, dikurangi dengan tinggi balok 0.70 m maka tinggi total kolom masing-masing lantai adalah 3.3 m sehingga
= 3.3/( 0.1) = 33 buah begel
= 33 x 64 =2112
= 2112 x 2
= 4224 buah begel Φ12
= 4224 x 2.13 = 8997.12m
= 8997.12/12 = 749,76 batang besi Φ12.
Jumlah total besi untuk begel kolom pada bangunan ini adalah
= ( 522.56 )+( 749,76 )
= 1272.32 batang besi Φ 12
Menghitung tulangan pokok
Tulangan Pokok( ΦD 22)
Tulangan pokok berjumlah 20 batang, jumlah kolom pada masing masing lantai adalah 64 buah. Tulangan pokok kolom pada lantai dasar tinggi kolom lantai dasar = 4 m dihitung dari bawah pile cope
= 4 x 20 x 64 = 5120 m
= 5120/ 12
= 426.67 batang besi.
Tulangan pokok kolom pada lanta 2
= 3 x 20 x 64 = 3840 m
= 3840/ 12
= 320 batang besi
Tulangan pokok kolom pada lantai 3 dan lantai 4
= 4 x 20 x 64 x 2 =10240 m
= 10240/12
= 853.33 batang besi
Jumlah total tulangan pokok kolom adalah:
= (426.67)+(320)+(853.33)
= 1600 batang besi Φ22
Tulangan pokok berjumlah 20 batang, jumlah kolom pada masing masing lantai adalah 64 buah. Tulangan pokok kolom pada lantai dasar tinggi kolom lantai dasar = 4 m dihitung dari bawah pile cope
= 4 x 20 x 64 = 5120 m
= 5120/ 12
= 426.67 batang besi.
Tulangan pokok kolom pada lanta 2
= 3 x 20 x 64 = 3840 m
= 3840/ 12
= 320 batang besi
Tulangan pokok kolom pada lantai 3 dan lantai 4
= 4 x 20 x 64 x 2 =10240 m
= 10240/12
= 853.33 batang besi
Jumlah total tulangan pokok kolom adalah:
= (426.67)+(320)+(853.33)
= 1600 batang besi Φ22
Menghitung volume kolom
Kolom berdimensi 60/60
bangunan 4 lantai Jumlah kolom pada setiap lantai masing-masing berjumlah 64 buah
Menghitung Volume:
= 52.99 x 2
= 105.98 m3
= 76.032 x 2
= 152.064 m3
= 258.044 m3
bangunan 4 lantai Jumlah kolom pada setiap lantai masing-masing berjumlah 64 buah
Menghitung Volume:
Lantai I dan II tinggi kolomnya adalah 3 m, balok = 0.70 m ( 3- 0.7=2.3 m) maka volume kolom adalahV = (2.3)x(0.6 x 0.6)x(64)
= 52.99 x 2
= 105.98 m3
Lantai III dan IV tingginya adalah 4 m, balok = 0.70 (4 - 0.70 = 3,3 m) maka Volume kolom adalahV = (3,3)x(0,6)x(0,6)x(64)
= 76.032 x 2
= 152.064 m3
Jadi volume kolom keseluruhan adalah:VTotal = 105.98 m3+152.064 m3
= 258.044 m3
Tuesday, September 3, 2013
Life / Vida
A vida é igual andar de bicicleta. Pra manter o equilíbrio é precijamos se manter em movimento." Life is like riding a bicycle. To keep balance we must keep moving.
Hidup itu seperti ketika kita menaiki sepeda. Untuk menjaga keseimbangan
agar kita tidak terjatuh maka kita harus terus mendayungnya.
Moris ne hanesan wainhira ita sae bisikleta atu hetan balance hodi nune ita labele monu entao ita presija hean nafatin ba oin.
Albert Einstein
Wednesday, August 28, 2013
Subscribe to:
Posts (Atom)





